| Atribut |
Keterangan |
| Nomor Dokumen |
SOP-FIN-CIE-002 |
| Tanggal Efektif |
6 Agustus 2026 |
| Versi |
1.0 |
| Pihak Pengesah |
Kepala Bidang Keuangan YPII |
| Sistem |
Odoo ERP — model customer_invoice_export (modul ssi_customer_invoice_export) |
| Kategori Tag |
#SOP #Odoo #CustomerInvoiceExport #SchoolEnrollment |
Memastikan tagihan siswa Yayasan Penyelenggaraan Ilahi Indonesia (YPII) yang berasal dari dokumen School Enrollment — terutama tagihan Uang Sekolah berjalan — dikumpulkan menjadi satu berkas tagihan yang terkendali di Odoo — bersumber dari invoice pelanggan yang benar-benar belum lunas dan jurnalnya sudah diposting, melewati konfirmasi dan persetujuan, serta berakhir pada satu berkas Excel yang formatnya sesuai permintaan bank atau penyedia pembayaran — sehingga setiap berkas tagihan yang dikirimkan ke pihak ketiga dapat ditelusuri kembali ke dokumen penerbitnya.
- Pemicu (Start Event): Terdapat sekumpulan dokumen School Enrollment yang baris Payment Terms-nya telah menerbitkan invoice pelanggan belum lunas, dan tagihan tersebut perlu dikirimkan ke bank atau penyedia pembayaran dalam bentuk berkas.
- Hasil Akhir (End Event): Dokumen Customer Invoice Export berstatus Done, nomor dokumen terbit pada field # Document, berkas Excel tersedia pada tab Export File, dan berkas tersebut telah diunduh serta dikirimkan ke bank atau penyedia pembayaran.
- Berlaku untuk: Seluruh pembuatan berkas tagihan siswa YPII yang bersumber dari dokumen School Enrollment dan dijalankan melalui tombol Create Invoice Export pada menu School → Student Activities → Enrollments di Odoo.
- Pengecualian:
- Pembuatan berkas tagihan yang bersumber dari dokumen School Admission diatur Pemrosesan Customer Invoice Export untuk School Admission.
- Pembuatan dan perubahan data master Customer Invoice Export Type — kriteria jurnal, pelanggan, produk, Grouping Method, kode parser, dan opsi format keluaran — berada di luar SOP ini dan menjadi kewenangan Administrator Odoo YPII.
- Penerbitan invoice pelanggan dari baris Payment Terms dokumen School Enrollment berada di luar SOP ini; lihat Membuat Tagihan Jatuh Tempo (Create Due Invoice) pada School Enrollment.
- Penagihan dan eskalasi tunggakan Uang Sekolah kepada orang tua siswa berada di luar SOP ini; lihat Eskalasi Penagihan Uang Sekolah.
- Dokumen Customer Invoice Export di YPII tidak dibuat langsung dari menu Financial Accounting → Account Receivable → Customer Invoice Exports. Seluruh dokumen diturunkan dari dokumen School Admission atau School Enrollment lewat wizard Create Invoice Export, sehingga tidak ada jalur pembuatan lain yang perlu dikecualikan di sini. Menu tersebut dipakai untuk membuka, memeriksa, dan memproses dokumen yang sudah terbentuk (lihat Bagian 5).
- Customer Invoice Export (CIE): Dokumen transaksi di Odoo (model
customer_invoice_export) yang mengumpulkan sekumpulan invoice pelanggan belum lunas dan menghasilkan satu berkas ekspor, melalui alur Draft → Waiting for Approval → Queue To Done → Done.
- Customer Invoice Export Type: Data master yang menentukan produk mana yang ikut terekspor, bagaimana baris berkas dikelompokkan, kode parser penyusun baris, serta format keluaran bawaan. Di Odoo YPII tersedia tiga Type yang seluruhnya berformat XLSX: Mandiri VA - Uang Sekolah, Mandiri VA - Uang Pangkal, dan Pintu Kelas - UP.
- School Enrollment: Dokumen pendaftaran ulang siswa pada satu tahun ajaran di Odoo (model
school_enrollment) yang memuat baris Payment Terms sebagai rencana tagihan siswa tersebut.
- Payment Terms: Tab pada dokumen School Enrollment yang memuat rencana pembayaran siswa. Setiap baris dapat menerbitkan satu invoice pelanggan.
- Wizard Create Invoice Export: Formulir sementara yang dijalankan dari tombol Create Invoice Export pada dokumen School Enrollment atau dari menu Action pada daftar School Enrollment. Keluarannya adalah satu dokumen Customer Invoice Export berstatus Draft yang isinya sudah lengkap, bukan berkas ekspor.
- Source Invoices: Daftar invoice yang dikunci oleh wizard pada dokumen hasil. Daftar ini menjadi satu-satunya sumber invoice dokumen tersebut dan tidak dapat diubah dari form dokumen pada status mana pun.
- Populate: Tombol pada tab Invoices yang menurunkan isi tab Invoices, Invoice Lines, dan Summary. Pada dokumen hasil wizard, tombol ini dijalankan otomatis satu kali oleh wizard, dan penekanan berikutnya hanya menurunkan ulang dari daftar Source Invoices yang sama.
- Summary: Tab yang memuat satu baris untuk setiap baris berkas ekspor — per invoice atau per pelanggan, tergantung Grouping Method pada Type. Tab inilah sumber isi berkas ekspor.
- Grouping Method: Ketentuan pada Type yang menetapkan arti satu baris berkas. Invoice berarti satu invoice menjadi satu baris; Partner berarti seluruh invoice satu pelanggan digabung menjadi satu baris.
- Operating Unit: Unit sekolah YPII yang menerbitkan invoice. Wizard hanya menerima satu Operating Unit, dan hanya invoice di bawah Operating Unit tersebut yang benar-benar terekspor.
- Export File: Tab pada dokumen Customer Invoice Export yang memuat berkas hasil. Berkas terbentuk sekali saja per dokumen, tersedia setelah dokumen mencapai status Done, dan diberi nama berpola
export_<nomor internal dokumen>.xlsx.
- Queue Processing: Tab pemantauan batch pekerjaan latar belakang yang membentuk berkas ekspor, beserta tombol Requeue dan Recompute Queue Done Result.
- Staf TU Unit: Jabatan tata usaha di unit sekolah YPII yang menjalankan seluruh langkah SOP ini di Odoo.
- Staf TU Unit: Mengeksekusi Langkah 2.0 sampai dengan Langkah 21.0 — menyiapkan daftar dokumen School Enrollment, menjalankan wizard Create Invoice Export, memeriksa dan mengonfirmasi dokumen hasil, menyetujui dokumen, mengunduh berkas Excel, serta mengirimkan berkas tersebut ke bank atau penyedia pembayaran. Di Odoo YPII, Staf TU Unit termasuk dalam grup School Enrollment / User, serta grup Customer Invoice Export / User, Customer Invoice Export / Validator, dan Customer Invoice Export / Viewer.
- Sistem Odoo: Menjalankan pemeriksaan kewenangan dan pengumpulan invoice pada Langkah 6.0, mengantrekan pekerjaan pembentukan berkas pada Langkah 15.0, serta memindahkan dokumen ke status Done, menerbitkan nomor dokumen, dan menyimpan berkas hasil pada Langkah 16.0.
- Kepala Bidang Keuangan YPII: Menerima eskalasi bila berkas tagihan yang telah dikirimkan ke bank atau penyedia pembayaran ternyata keliru, atau bila dokumen Customer Invoice Export yang sudah Done perlu dibatalkan.
- Administrator Odoo YPII: Menangani permintaan konfigurasi yang tidak dapat diselesaikan Staf TU Unit — penambahan atau perbaikan Customer Invoice Export Type, penyesuaian policy template dan approval template, serta penelusuran pekerjaan latar belakang yang gagal.
Grup Customer Invoice Export / User dan grup Customer Invoice Export / Validator di Odoo YPII beranggotakan pengguna yang sama, sehingga sistem tidak memisahkan pembuat dokumen dari penyetuju dokumen. Pengendalian sepenuhnya bertumpu pada verifikasi mandiri pada Langkah 12.0 sebelum tombol Approve ditekan. Bila YPII kemudian menghendaki pemisahan tugas, perubahan dilakukan pada keanggotaan grup Validator oleh Administrator Odoo YPII, dan SOP ini ditinjau ulang.
- Dokumen School Enrollment yang akan diekspor berstatus On Progress atau Done, dan policy template model School Enrollment memberikan kewenangan Can Create Invoice Export pada status tersebut kepada grup Staf TU Unit. Penanda kewenangan dapat diperiksa Staf TU Unit sendiri pada tab Policies dokumen School Enrollment.
- Setiap dokumen School Enrollment yang akan diekspor memiliki sekurang-kurangnya satu baris Payment Terms yang invoice pelanggannya berstatus Open dan jurnalnya sudah diposting. Baris yang belum menerbitkan invoice, yang invoice-nya masih Draft atau Confirm, maupun yang invoice-nya sudah Paid, tidak menyumbang satu pun invoice ke berkas ekspor.
- Staf TU Unit termasuk dalam grup School Enrollment / User, serta grup Customer Invoice Export / User, Customer Invoice Export / Validator, dan Customer Invoice Export / Viewer. Tanpa grup Viewer, menu Financial Accounting → Account Receivable → Customer Invoice Exports tidak muncul.
- Tersedia sekurang-kurangnya satu Customer Invoice Export Type yang aktif dan sesuai dengan komponen tagihan yang akan diekspor serta format yang diminta bank atau penyedia pembayaran.
- Approval template Standard untuk model Customer Invoice Export aktif dan memiliki level approver berdasarkan grup Customer Invoice Export / Validator.
- Seluruh dokumen School Enrollment yang dicentang pada satu kali eksekusi wizard masuk ke satu dokumen Customer Invoice Export. Inilah cara membentuk satu berkas tagihan bulanan untuk banyak siswa sekaligus. Oleh karena itu satu batch hanya boleh memuat dokumen yang memakai kombinasi Customer Invoice Export Type dan Operating Unit yang sama.
- Wizard hanya menerima satu Operating Unit, dan field tersebut terisi otomatis dengan Operating Unit default milik pengguna yang menjalankan wizard — bukan Operating Unit dokumen School Enrollment yang dipilih. Invoice dari Operating Unit lain diabaikan tanpa peringatan.
- Dokumen Customer Invoice Export yang dibuat lewat wizard tidak dapat diperlebar cakupannya setelah terbentuk. Daftar Source Invoices dikunci saat dokumen dibuat; menekan Populate ulang hanya menurunkan ulang dari daftar yang sama, dan kriteria jurnal maupun pelanggan pada Type tidak berlaku pada dokumen jalur ini.
- Berkas ekspor dibentuk sekali saja per dokumen. Perbaikan susunan kolom atau isi berkas tidak dapat dilakukan dengan membuat ulang berkas pada dokumen yang sama — perbaikan menuntut dokumen Customer Invoice Export yang baru.
- Tunggakan Uang Sekolah dari batch-batch sebelumnya tidak digabungkan ke dalam rentang Date Start/Date End batch bulan berjalan. Tunggakan tetap ditagih melalui invoice lama yang bersangkutan, yang tetap berstatus terbuka sampai dilunasi, sesuai Kebijakan Kanal dan Kepastian Nominal Pembayaran Orang Tua.
1.0 [Start Event] Terdapat sekumpulan dokumen School Enrollment yang baris Payment Terms-nya telah menerbitkan invoice pelanggan belum lunas, dan tagihan tersebut perlu dikirimkan ke bank atau penyedia pembayaran dalam bentuk berkas.
2.0 [Task] Staf TU Unit menyusun daftar dokumen School Enrollment yang akan diproses dalam satu batch, serta menetapkan Customer Invoice Export Type, Operating Unit, dan rentang tanggal invoice (Date Start dan Date End) yang berlaku untuk seluruh batch tersebut. Sesuai Kebijakan Kanal dan Kepastian Nominal Pembayaran Orang Tua, setiap batch hanya menagihkan termin bulan berjalan; tunggakan bulan-bulan sebelumnya tidak digabungkan ke batch ini.
3.0 [Exclusive Gateway] Apakah seluruh tagihan yang akan diekspor sudah terbit sebagai invoice pelanggan berstatus Open dengan jurnal yang sudah diposting?
4.0 [User Task] Staf TU Unit membuka menu School → Student Activities → Enrollments, mencentang dokumen School Enrollment yang akan diekspor, lalu menjalankan Action → Create Invoice Export. Untuk satu dokumen saja, wizard dijalankan dari tombol Create Invoice Export pada dokumen tersebut. (Panduan teknis lihat: Membuat Invoice Export dari School Enrollment)
5.0 [User Task] Staf TU Unit mengisi field pada wizard Create Invoice Export — Operating Unit, Type, Date, Output Format, serta Date Start dan Date End bila rentang tanggal diperlukan — lalu menekan tombol Create Invoice Export pada bagian bawah wizard.
Field Operating Unit terisi otomatis dengan Operating Unit default milik pengguna, bukan Operating Unit dokumen School Enrollment yang dipilih. Staf TU Unit wajib memeriksa dan menyesuaikan field ini sebelum wizard dijalankan, karena hanya invoice di bawah Operating Unit tersebut yang benar-benar terekspor.
Date Start diisi tanggal 1 dan Date End diisi tanggal akhir bulan dari invoice yang ditagih (bulan berjalan) — lihat Kebijakan Kanal dan Kepastian Nominal Pembayaran Orang Tua. Sebelum menjalankan wizard, pastikan berkas Customer Invoice Export bulan sebelumnya untuk kombinasi Type dan Operating Unit yang sama sudah terunggah ke bank atau penyedia pembayaran — pengunggahan tidak dapat ditarik kembali, sehingga dua berkas yang periodenya tumpang tindih hanya menimbulkan duplikasi tagihan pada kanal pembayaran.
6.0 [Service Task] Sistem Odoo memeriksa kewenangan Can Create Invoice Export setiap dokumen School Enrollment yang dipilih, mengumpulkan invoice belum lunas dari seluruh baris Payment Terms dokumen tersebut, menyaringnya berdasarkan Operating Unit yang dipilih, membentuk satu dokumen Customer Invoice Export berstatus Draft dengan daftar Source Invoices yang terkunci, menurunkan isi tab Invoices, Invoice Lines, dan Summary, lalu memastikan sekurang-kurangnya satu baris Summary terbentuk. Dokumen hasil langsung terbuka dalam tampilan formulir.
7.0 [Exclusive Gateway] Apakah dokumen Customer Invoice Export berstatus Draft berhasil terbentuk?
- 7.A (Jika Berhasil): Lanjut ke Langkah 8.0.
- 7.B (Jika Gagal): Odoo menampilkan pesan kesalahan dan tidak ada dokumen yang terbentuk. Staf TU Unit menindaklanjuti pesan tersebut sesuai Bagian 7, lalu kembali ke Langkah 4.0.
8.0 [Task] Staf TU Unit memeriksa dokumen Draft yang baru terbuka — jumlah invoice pada tab Invoices dibandingkan daftar batch Langkah 2.0, jumlah baris pada tab Summary sebagai calon jumlah baris berkas, serta isi field Type, Operating Unit, Output Format, Date Start, dan Date End.
9.0 [Exclusive Gateway] Apakah isi dokumen Draft sudah sesuai dengan rencana batch pada Langkah 2.0?
- 9.A (Jika Sesuai): Lanjut ke Langkah 10.0.
- 9.B (Jika Field Header Perlu Diperbaiki): Staf TU Unit mengubah Type, Date, Output Format, Date Start, atau Date End pada status Draft, menekan Populate untuk menurunkan ulang tab Invoices, Invoice Lines, dan Summary, lalu kembali ke Langkah 8.0. (Panduan teknis lihat: Mengubah Customer Invoice Export)
- 9.C (Jika Daftar Invoice Salah): Daftar Source Invoices tidak dapat diubah dari form dokumen. Staf TU Unit menghapus dokumen Draft tersebut, lalu kembali ke Langkah 4.0 dengan pilihan dokumen School Enrollment dan Operating Unit yang benar. (Panduan teknis lihat: Menghapus Customer Invoice Export)
Menekan Populate pada dokumen hasil wizard tidak menambah invoice baru dari luar daftar Source Invoices. Melebarkan Date Start atau Date End hanya dapat memunculkan kembali invoice yang memang sudah ada di dalam daftar tersebut, sedangkan mempersempitnya akan mengeluarkan invoice dari berkas. Dokumen School Enrollment yang tertinggal pada Langkah 4.0 hanya dapat diikutkan lewat dokumen Customer Invoice Export yang baru.
10.0 [User Task] Staf TU Unit menekan tombol Confirm pada dokumen, lalu menekan OK pada dialog konfirmasi. Status dokumen berubah menjadi Waiting for Approval dan seluruh field utama menjadi hanya-baca. (Panduan teknis lihat: Mengonfirmasi Customer Invoice Export)
11.0 [Exclusive Gateway] Apakah tab Approvals memuat approver aktif pada field Active Users?
- 11.A (Jika Memuat): Lanjut ke Langkah 12.0.
- 11.B (Jika Kosong): Proses persetujuan macet tanpa approver karena tidak ada approval template yang cocok saat dokumen dikonfirmasi. Staf TU Unit menjalankan tombol Restart Approval Process, lalu kembali ke Langkah 11.0. (Panduan teknis lihat: Mengulang Proses Persetujuan Customer Invoice Export)
12.0 [Task] Staf TU Unit melakukan verifikasi mandiri sebelum persetujuan — mencocokkan kembali jumlah baris Summary dengan daftar batch Langkah 2.0, serta memastikan Type dan Operating Unit yang tercantum adalah yang diminta bank atau penyedia pembayaran tujuan.
Verifikasi mandiri pada Langkah 12.0 adalah satu-satunya titik kontrol sebelum berkas ekspor dibentuk. Setelah dokumen mencapai status Done, isi berkas tidak dapat diperbaiki pada dokumen yang sama — berkas hanya dibentuk sekali, dan perbaikan menuntut dokumen Customer Invoice Export yang baru.
13.0 [Exclusive Gateway] Apakah dokumen layak disetujui berdasarkan hasil verifikasi Langkah 12.0?
14.0 [User Task] Staf TU Unit menekan tombol Approve pada dokumen, lalu menekan OK pada dialog konfirmasi. (Panduan teknis lihat: Menyetujui Customer Invoice Export)
15.0 [Service Task] Sistem Odoo memindahkan dokumen ke status Queue To Done secara otomatis setelah level persetujuan terakhir disetujui — model ini tidak memiliki tombol Queue To Done tersendiri — dan mengantrekan pekerjaan latar belakang untuk membentuk berkas ekspor dari baris Summary. Kemajuan pekerjaan tampil pada tab Queue Processing, field Job Batch dan State.
16.0 [Service Task] Sistem Odoo memindahkan dokumen ke status Done secara otomatis setelah batch pekerjaan bernilai Finished, menerbitkan nomor dokumen pada field # Document menggantikan nilai /, dan menyimpan berkas hasil pada tab Export File.
17.0 [Exclusive Gateway] Apakah dokumen sudah berstatus Done?
18.0 [User Task] Staf TU Unit membuka tab Export File pada dokumen berstatus Done, lalu mengunduh berkas Excel yang tersedia di sana. Nama berkas mengikuti pola export_<nomor internal dokumen>.xlsx.
19.0 [Task] Staf TU Unit memeriksa isi berkas Excel yang telah diunduh — jumlah baris dibandingkan tab Summary, serta susunan kolom dan format nilainya dibandingkan format yang diminta bank atau penyedia pembayaran.
20.0 [Exclusive Gateway] Apakah isi berkas Excel sudah sesuai format yang diminta bank atau penyedia pembayaran?
- 20.A (Jika Sesuai): Lanjut ke Langkah 21.0.
- 20.B (Jika Tidak Sesuai): Susunan kolom dan format nilai ditentukan Customer Invoice Export Type, bukan dokumen Customer Invoice Export. Staf TU Unit mengajukan perbaikan Type kepada Administrator Odoo YPII, lalu mengulangi proses dari Langkah 4.0 dengan dokumen Customer Invoice Export yang baru — berkas pada dokumen lama tidak dapat dibentuk ulang.
21.0 [Send Task] Staf TU Unit mengirimkan berkas Excel kepada bank atau penyedia pembayaran tujuan, dan mencatat pengiriman tersebut beserta nomor dokumen Customer Invoice Export yang menjadi sumbernya.
22.0 [End Event - Success] Berkas tagihan siswa telah terbentuk di Odoo dan telah dikirimkan ke bank atau penyedia pembayaran.
22.1 [End Event - Alternative] Dokumen Customer Invoice Export berstatus Rejected atau Cancelled dan tidak ada berkas tagihan yang terbentuk. Batch dapat diproses ulang dari Langkah 4.0 setelah penyebabnya diperbaiki.
- 4.E2 [Titik Kontrol - Berkas Ekspor Sebelumnya Belum Terunggah]: Sebelum menjalankan wizard pada Langkah 4.0, Staf TU Unit memastikan berkas Customer Invoice Export bulan sebelumnya untuk kombinasi Type dan Operating Unit yang sama sudah terunggah ke bank atau penyedia pembayaran. Bila belum, unggah berkas lama tersebut lebih dulu — dua berkas yang periodenya tumpang tindih menimbulkan duplikasi tagihan pada kanal pembayaran yang tidak dapat ditarik kembali.
- 4.E1 [Boundary Error - Tombol Create Invoice Export Tidak Muncul]: Status dokumen School Enrollment bukan On Progress atau Done, atau kewenangan Can Create Invoice Export belum diberikan. Staf TU Unit memeriksa penanda kewenangan pada tab Policies dokumen School Enrollment, lalu mengajukan penyesuaian policy template kepada Administrator Odoo YPII bila diperlukan.
- 7.E1 [Boundary Error - Dokumen Tidak Berwenang]: Pesan "The following enrollment(s) are not allowed to create invoice export" muncul karena salah satu dokumen School Enrollment yang dicentang tidak lolos kewenangan Can Create Invoice Export. Staf TU Unit membatalkan pilihan dokumen yang disebut pada pesan, lalu mengulangi Langkah 4.0.
- 7.E2 [Boundary Error - Tidak Ada Invoice yang Dapat Diekspor]: Pesan "No exportable move found on the selected enrollment(s)" menandakan tidak ada baris Payment Terms dengan invoice pelanggan berstatus Open yang jurnalnya sudah diposting. Staf TU Unit menerbitkan dan memposting tagihannya lebih dulu melalui Langkah 3.B.
- 7.E3 [Boundary Error - Operating Unit Tidak Cocok]: Pesan "No exportable move found for operating unit ..." menandakan invoice belum lunasnya ada, tetapi tidak satu pun berada di bawah Operating Unit yang dipilih. Staf TU Unit memilih Operating Unit penerbit invoice tersebut, lalu mengulangi Langkah 5.0.
- 7.E4 [Boundary Error - Tidak Ada Baris Summary]: Pesan "No summary row was produced for the exported invoices" dapat disebabkan oleh dua hal. Pertama, rentang Date Start dan Date End yang diisi pada wizard tidak mencakup tanggal invoice yang hendak diekspor, sehingga seluruh invoice tersaring keluar sebelum baris Summary sempat dibentuk. Staf TU Unit memeriksa kembali rentang Date Start dan Date End dibandingkan tanggal invoice pada dokumen School Enrollment yang dipilih; bila rentang sudah tampak sesuai namun Summary tetap kosong, Staf TU Unit mengajukan pemeriksaan ini kepada Administrator Odoo YPII. Kedua, tidak ada baris invoice yang produknya memenuhi kriteria produk pada Type yang dipilih — Staf TU Unit memilih Type lain, atau mengajukan pemeriksaan kriteria produk Type tersebut kepada Administrator Odoo YPII.
- 17.E1 [Boundary Error - Pekerjaan Latar Belakang Gagal Berulang]: Bila pekerjaan tetap gagal setelah Requeue dijalankan, Staf TU Unit menyalin pesan kesalahan pada daftar pekerjaan di tab Queue Processing dan melaporkannya kepada Administrator Odoo YPII, disertai nomor internal dokumen Customer Invoice Export.
- 18.E1 [Boundary Error - Dokumen Done Tetapi Tab Export File Kosong]: Kondisi ini menandakan pekerjaan pembentukan berkas tidak menghasilkan berkas. Staf TU Unit melaporkan kepada Administrator Odoo YPII; berkas tidak dapat dibentuk ulang pada dokumen yang sama, sehingga batch diproses ulang dari Langkah 4.0 melalui dokumen baru.
- 21.E1 [Boundary Error - Berkas Salah Terlanjur Dikirim]: Bila berkas Excel yang keliru sudah dikirimkan ke bank atau penyedia pembayaran, Staf TU Unit segera memberi tahu penerima berkas pada hari kerja yang sama dan melaporkan kejadian kepada Kepala Bidang Keuangan YPII, lalu memproses ulang batch dari Langkah 4.0 melalui dokumen Customer Invoice Export yang baru.
- 21.E2 [Boundary Error - Dokumen Done Perlu Dibatalkan]: Pembatalan dokumen yang sudah Done hanya dilakukan setelah Kepala Bidang Keuangan YPII menyetujui. Pembatalan tidak menarik kembali berkas yang telanjur dikirim ke bank atau penyedia pembayaran, dan penarikannya dikoordinasikan terpisah dengan pihak penerima. (Panduan teknis lihat: Membatalkan Customer Invoice Export)
- Instruksi Kerja Terkait — Penerbitan dari Dokumen Sumber:
- Instruksi Kerja Terkait — Operasi Dokumen Customer Invoice Export:
- Instruksi Kerja Terkait — Alur Persetujuan:
- Instruksi Kerja Terkait — Pembuatan Berkas Ekspor:
- Indeks Instruksi Kerja:
- SOP Terkait:
- Kebijakan Terkait: