Prosedur Penyusunan RAB Tingkat Unit ini merinci bagaimana satu unit sekolah menyusun Rencana
Anggaran Belanja-nya. Prosedur ini merupakan sub-proses dari SOP Siklus Konsolidasi RAB Berjenjang
(SOP-f68b0b7a) dan dijalankan oleh Kepala Sekolah. Prosedur berjalan dalam tiga fase: penetapan beban (paralel dengan
tingkat lain), penyusunan rencana pendapatan setelah menerima beban teralokasi, serta review dan
penyesuaian postur hingga budget dikunci.
Prosedur ini adalah implementasi teknis dari prinsip & formula perhitungan tarif Uang Pangkal (UP)
dan Uang Sekolah (US) yang ditetapkan pada Kebijakan Penentuan Uang Pangkal (KBJ-f95590f7) dan
Kebijakan Penentuan SPP Pokok (KBJ-86f9d4a5); kedua kebijakan tersebut tetap berlaku sebagai
kebijakan induk.
Menghasilkan RAB unit yang telah diupayakan seimbang — pendapatan menutup seluruh beban, termasuk
beban kontribusi yang dialokasikan dari Cabang/Pusat — atau, bila defisit tak terhindarkan, RAB unit
yang terkunci dengan sisa defisit yang tercatat untuk dieskalasi ke Cabang.
Prosedur Penyusunan RAB Tingkat Unit berlaku bagi organisasi bertipe UNIT. Prosedur dimulai saat unit
menetapkan bebannya (dalam fork paralel SOP induk) dan berakhir saat unit mengunci budget serta
mengeskalasi sisa defisit ke Cabang. Penetapan tarif kontribusi dan alokasi lintas-organisasi berada
di sub-SOP Cabang/Pusat, bukan di sini.
Dalam prosedur Penyusunan RAB Tingkat Unit, peran yang terlibat adalah Kepala Sekolah
(menyusun, menginput, memverifikasi, dan memutuskan penguncian) dan Sistem (Aplikasi Budget
YPII) (menghitung tarif dan depresiasi otomatis).
Prosedur Penyusunan RAB Tingkat Unit menggunakan aplikasi Budget YPII pada modul organisasi unit:
label kelas, asumsi siswa, biaya operasional & non-operasional, investasi, depresiasi, entri
pendapatan, override direct income, simulasi, summary, dan penguncian budget. Data rincian biaya dan
daftar aset unit harus telah disiapkan.
Pemicu (Start Event): Proses dimulai ketika siklus RAB dibuka dan unit mulai menetapkan beban
(conditional: siklus RAB berstatus terbuka).
Pelaku (Lanes): Kepala Sekolah dan Sistem (Aplikasi Budget YPII).
Tipe Task (BPMN): User Task
Pelaku (Lane): Kepala Sekolah
Input (Data Object): Rincian rencana biaya unit
Aktivitas: Menginput seluruh entri biaya operasional dan biaya non-operasional unit per kategori.
Output (Data Object): Daftar beban operasional & non-operasional unit
Rincian/turunan: IK-34237bc1 (biaya operasional), IK-521ef63e (biaya non-operasional)
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 2
Tipe Task (BPMN): User Task
Pelaku (Lane): Kepala Sekolah
Input (Data Object): Daftar rencana pembelian aset baru & daftar aset lama
Aktivitas: Mencatat investasi aset tetap baru dan beban depresiasi aset lama; sistem menghitung
depresiasi proporsional secara otomatis.
Output (Data Object): Beban investasi & depresiasi unit
Rincian/turunan: IK-86ddab34, IK-67c5682a; kalkulasi depresiasi → OTS-9c82d229
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 3
Tipe Task (BPMN): Receive Task
Pelaku (Lane): Kepala Sekolah (menerima dari Sistem)
Input (Data Object): Beban teralokasi (alokasi kontribusi & investasi keuangan Cabang/Pusat)
Aktivitas: Menerima dan meninjau total beban UP yang dialokasikan dari Cabang/Pusat sebagai
dasar penyusunan rencana pendapatan.
Output (Data Object): Total beban unit (beban sendiri + beban teralokasi)
Serah-terima (Message Flow): Sistem mengirimkan beban teralokasi ke unit (keluaran langkah 6 SOP
induk SOP-f68b0b7a)
Rincian/turunan: sumber aliran → OTS-6f1cf35a
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 4
Tipe Task (BPMN): User Task
Pelaku (Lane): Kepala Sekolah
Input (Data Object): Proyeksi penerimaan siswa
Aktivitas: Mengatur label kelas dan mengisi asumsi siswa (sebaran per kelas, jumlah siswa baru
dan lama, jumlah staf).
Output (Data Object): Asumsi siswa unit
Rincian/turunan: IK-92c82c50 (label kelas), IK-79bc84c4 (asumsi siswa)
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 5
Pelaku (Lane): Kepala Sekolah
Tipe Gateway: Exclusive (XOR)
Aturan: Jika unit menerima tarif hasil kalkulasi sistem → biarkan otomatis (lanjut langkah 6);
jika unit menetapkan tarif sendiri → lakukan override tarif UP/US (langkah 6 dengan nilai manual).
Klasifikasi komponen biaya yang membentuk tarif mengikuti Decision Table DT-b7d9cedd.
Penggabungan (Merge): Kedua jalur bertemu di langkah 6.
Tipe Task (BPMN): User Task
Pelaku (Lane): Kepala Sekolah
Input (Data Object): Asumsi siswa, total beban unit, keputusan otomatis/override (langkah 5)
Aktivitas: Menetapkan tarif UP/US (otomatis dari sistem atau override), lalu memutuskan
pendapatan pass-through (direct income) secara otomatis atau di-override, dan mencatat pendapatan
lain-lain.
Output (Data Object): Rencana pendapatan unit
Rincian/turunan: IK-5f6198f9 (override UP/US & direct income), IK-c67d79bf (pendapatan
lain-lain); kalkulasi tarif otomatis → OTS-6f1cf35a
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 7
Tipe Task (BPMN): User Task
Pelaku (Lane): Kepala Sekolah
Input (Data Object): Total beban unit + rencana pendapatan unit
Aktivitas: Menjalankan simulasi dan meninjau summary untuk menilai apakah unit surplus,
seimbang, atau defisit.
Output (Data Object): Postur anggaran unit (surplus/seimbang/defisit)
Rincian/turunan: IK-e54fa33c (simulasi), IK-71a239ba (summary)
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 8
Pelaku (Lane): Kepala Sekolah
Tipe Gateway: Exclusive (XOR)
Aturan: Jika defisit dan masih ada pendapatan yang dapat ditambah atau beban yang dapat
dikurangi → kembali ke langkah 1/6 untuk menyesuaikan (loop). Jika seimbang/surplus, atau defisit
namun sudah tidak ada yang dapat disesuaikan → lanjut langkah 9. Tuas dan urutan penyesuaian yang
tersedia di tingkat Unit ditentukan oleh Decision Table DT-e348eca6.
Penggabungan (Merge): Jalur penyesuaian kembali bertemu alur utama di langkah 7 (review ulang);
jalur "lanjut" menuju langkah 9.
Tipe Task (BPMN): User Task
Pelaku (Lane): Kepala Sekolah
Input (Data Object): RAB unit final versi unit
Aktivitas: Mengunci budget unit agar tidak dapat diubah, menandai kesiapan untuk konsolidasi
Cabang.
Output (Data Object): RAB unit terkunci (+ status defisit bila ada)
Rincian/turunan: IK-acb4298f
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 10
Tipe Task (BPMN): Send Task
Pelaku (Lane): Kepala Sekolah
Input (Data Object): RAB unit terkunci + status defisit
Aktivitas: Menyerahkan RAB unit yang terkunci beserta sisa defisitnya kepada Cabang untuk
dievaluasi.
Output (Data Object): Notifikasi eskalasi ke Cabang
Serah-terima (Message Flow): Unit mengirimkan RAB terkunci & status defisit ke lane Cabang
(masuk ke SOP-a8608e7a)
Alur berikutnya (Sequence Flow): → Akhir Proses
Akhir Proses (End Event): "RAB unit terkunci & seimbang" (tanpa defisit) atau "RAB unit terkunci
& dieskalasi ke Cabang" (dengan sisa defisit).
Keputusan penyesuaian defisit di langkah 8 mengikuti Decision Table
DT-e348eca6. Klasifikasi
komponen biaya pembentuk tarif (langkah 5) mengikutiDT-b7d9cedd. Kalkulasi tarif dan depresiasi
dijalankan sistem — lihatOTS-6f1cf35adanOTS-9c82d229.
Pada prosedur Penyusunan RAB Tingkat Unit, titik kontrol utama adalah langkah 3 (unit wajib
menerima beban teralokasi sebelum menyusun pendapatan) dan langkah 8 (Kepala Sekolah memverifikasi
postur anggaran sebelum penguncian). Penguncian pada langkah 9 hanya dilakukan setelah Kepala Sekolah
memastikan tidak ada lagi penyesuaian yang layak dilakukan.
Bila unit tetap defisit setelah seluruh tuas penyesuaian di tingkatnya habis (sesuai
DT-e348eca6), unit tidak menahan proses: unit tetap mengunci budget (langkah 9) dan
mengeskalasi sisa defisit ke Cabang (langkah 10). Pembukaan kembali budget yang telah dikunci hanya
atas persetujuan Cabang/Pusat dan dilakukan melalui IK-acb4298f.
KBJ-f95590f7 (kebijakan induk)KBJ-86f9d4a5 (kebijakan induk)SOP-f68b0b7a (induk)SOP-a8608e7a (tingkat eskalasi berikutnya)DT-e348eca6DT-b7d9ceddOTS-6f1cf35aOTS-9c82d229IK-92c82c50, IK-79bc84c4, IK-5f6198f9, IK-34237bc1,IK-521ef63e, IK-86ddab34, IK-67c5682a, IK-c67d79bf, IK-e54fa33c, IK-71a239ba,IK-acb4298f