| Atribut | Keterangan |
|---|---|
| Nomor Dokumen | DT-2e6e5174 |
| Tanggal Efektif | 25 Agustus 2026 |
| Versi | 1.0 |
| Sistem / Modul | Odoo 14.0 — Customer Payment Import (customer_payment_import), modul ssi_customer_payment_import dan ssi_customer_payment_import_operating_unit |
| Objek Konfigurasi | Policy Template Standard pada model Customer Payment Import |
| Menu | Financial Accounting > Account Receivable > Customer Payment Imports |
Dokumen ini diturunkan dari konfigurasi nyata instance Odoo YPII pada 25 Agustus 2026. Policy
Template dapat diubah tanpa perubahan kode; tinjau ulang dokumen ini setiap kali Policy
Template Customer Payment Import diubah.
Ketujuh baris Policy Template Standard baru diubah pada 25 Agustus 2026, hanya beberapa
jam sebelum tabel ini disusun. Tinjau ulang dokumen ini bila ada perubahan lanjutan.
Pada formulir Customer Payment Import di Odoo YPII, tombol aksi tidak selalu terlihat oleh
semua pengguna. Setiap tombol dikendalikan oleh sebuah penanda policy yang menggabungkan dua
syarat: status dokumen saat itu dan keanggotaan grup pengguna yang sedang membuka dokumen. Bila
salah satu syarat tidak terpenuhi, tombolnya tidak muncul sama sekali — bukan tampil dalam
keadaan tidak aktif.
Penanda policy dapat dibaca langsung pada dokumen: buka tab Policies, lalu perhatikan daftar
penanda hanya-baca Can Confirm, Can Approve, Can Reject, Can Restart Approval,
Can Start Cancel Queue, Can Cancel, Can Restart, Can Start Finished Queue, dan
Can Input Manual Document Number.
Siapa yang berwenang menekan Approve dan Reject ditentukan secara dinamis, bukan oleh
keanggotaan grup — rinciannya ada di
Persetujuan Customer Payment Import.
Satu baris untuk satu penanda policy. Baris dibaca sebagai syarat gabungan: penanda bernilai
benar hanya bila status dokumen dan keanggotaan pengguna sama-sama terpenuhi.
| Penanda | Tombol yang dikendalikan | Status dokumen yang diizinkan | Siapa yang boleh | Hasil bila tidak terpenuhi |
|---|---|---|---|---|
| Can Confirm | Confirm | Draft | Anggota grup Customer Payment Import / User (19 akun) | Tombol Confirm tidak muncul; dokumen tidak dapat diajukan ke persetujuan |
| Can Approve | Approve | Waiting for Approval | Pengguna yang namanya tercantum pada field Active Users di tab Approvals — lihat Persetujuan Customer Payment Import | Tombol Approve tidak muncul |
| Can Reject | Reject | Waiting for Approval | Pengguna yang namanya tercantum pada field Active Users di tab Approvals | Tombol Reject tidak muncul |
| Can Restart Approval | Restart Approval Process | Waiting for Approval | Anggota grup Customer Payment Import / Validator (19 akun), dan field Approval Template pada dokumen masih kosong | Tombol Restart Approval Process tidak muncul. Di Odoo YPII syarat kedua ini tidak pernah terpenuhi — lihat catatan di bawah |
| Can Cancel | Cancel | Draft, Waiting for Approval, Done | Anggota grup Customer Payment Import / Validator (19 akun) | Tombol Cancel tidak muncul; dokumen tidak dapat dibatalkan dari layar |
| Can Restart | Restart | Rejected, Cancelled | Anggota grup Customer Payment Import / Validator (19 akun) | Tombol Restart tidak muncul; dokumen tidak dapat dikembalikan ke Draft |
| Can Input Manual Document Number | Reset Document Number | Draft | Anggota grup Customer Payment Import / Validator (19 akun) | Tombol Reset Document Number tidak muncul |
| Can Start Cancel Queue | Tidak ada tombol | — | Tidak ada seorang pun — penanda ini tidak memiliki rincian di Policy Template | Nilainya selalu tidak tercentang, tetapi tidak memblokir apa pun — lihat catatan di bawah |
| Can Start Finished Queue | Tidak ada tombol | — | Tidak ada seorang pun — penanda ini tidak memiliki rincian di Policy Template | Nilainya selalu tidak tercentang, tetapi tidak memblokir apa pun — lihat catatan di bawah |
Selain kewenangan tombol, Odoo membatasi record mana yang muncul di daftar Customer Payment
Import:
| Grup tambahan yang dimiliki pengguna | Customer Payment Import yang terlihat |
|---|---|
| Tidak ada grup tambahan (hanya pengguna internal) | Hanya dokumen yang field Responsible-nya berisi pengguna itu sendiri |
| Customer Payment Import / Operating Unit | Ditambah seluruh dokumen pada Operating Unit yang ditugaskan kepada pengguna (86 akun berada di grup ini) |
| Customer Payment Import / Company | Ditambah seluruh dokumen milik perusahaan aktif pengguna (grup ini belum beranggota) |
| Customer Payment Import / Company and All Child Companies | Ditambah dokumen perusahaan aktif beserta seluruh anak perusahaannya (grup ini belum beranggota) |
| Customer Payment Import / All | Seluruh dokumen tanpa batasan (grup ini belum beranggota) |
Keluhan khas "dokumen impor rekan saya tidak muncul" biasanya berarti pengguna itu belum
masuk grup Customer Payment Import / Operating Unit, atau Operating Unit dokumen tidak ada
di daftar Operating Unit miliknya.
Isi tabel diambil apa adanya dari Policy Template Standard — satu-satunya policy template
model Customer Payment Import — beserta hak akses model dan record rule Customer Payment
Import pada instance Odoo YPII per 25 Agustus 2026. Tidak ada variasi kewenangan tombol antar
Operating Unit maupun antar Type.
Aturan umum yang wajib dipakai saat membaca ulang tabel ini. Penanda policy yang tidak
memiliki rincian di Policy Template selalu bernilai tidak tercentang. Mekanismenya: modul
menyetel seluruh penanda policy ke tidak tercentang lebih dulu, lalu hanya menimpanya untuk
penanda yang benar-benar punya rincian di template terpilih.
Satu hal berikut adalah konsekuensi konfigurasi yang perlu diketahui Bidang Keuangan YPII:
grup Customer Payment Import / Viewer, Customer Payment Import / User, dan Customer
Payment Import / Validator beranggotakan 19 akun yang persis sama — orang yang dapat menekan
Confirm adalah orang yang sama yang dapat menekan Approve, Cancel, dan Restart
atas dokumen yang sama.
Perubahan penanda policy dan keanggotaan grup tidak dapat diselesaikan dari sisi pengguna.
Ajukan permintaan perubahan kepada administrator Odoo YPII, lalu perbarui dokumen ini.