| Atribut |
Keterangan |
| Nomor Dokumen |
IK-PGL-028 |
| Tanggal Efektif |
14 Agustus 2026 |
| Versi |
1.0 |
| Sistem / Modul |
Odoo 14.0 — Dashboard Ninja (ks_dashboard_ninja) atas Employee Cash Advance (hr.cash_advance) dan Employee Cash Advance Settlement (hr.cash_advance_settlement) |
| Menu |
Human Resource > Reportings > Persekot |
| Pelaksana |
Anggota grup Human Resource - Reporting / Persekot |
| Perubahan Status |
Tidak ada — dashboard hanya membaca data |
| Kategori Tag |
#InstruksiKerja #Odoo #UangMuka #Keuangan #Dashboard |
Memandu pemantau uang muka di YPII membuka dashboard Persekot di Odoo dan membaca isinya,
sehingga jumlah Pengajuan Uang Muka dan Penggunaan Uang Muka yang masih tertahan pada tiap
status dapat diketahui tanpa membuka daftar dokumen satu per satu.
Istilah Persekot pada dashboard ini merujuk pada uang muka karyawan, yaitu dokumen
Pengajuan Uang Muka (model Employee Cash Advance) beserta pertanggungjawabannya, yaitu dokumen
Penggunaan Uang Muka (model Employee Cash Advance Settlement).
- Akun Odoo YPII yang aktif dan menjadi anggota grup Human Resource - Reporting / Persekot.
Menu Persekot dibatasi grup tersebut dan tidak muncul bagi akun di luar grup itu.
- Akun juga memiliki hak baca atas dokumen Pengajuan Uang Muka dan Penggunaan Uang Muka. Hak
baca inilah yang menentukan daftar dokumen tetap terbuka saat sebuah kotak angka diklik.
- Dashboard Persekot bersifat baca saja. Instruksi kerja ini tidak mengubah satu dokumen pun.
- Akun Odoo YPII yang aktif.
- Peramban web dengan akses ke instance Odoo YPII.
- Masuk ke Odoo YPII menggunakan akun sendiri.
- Buka menu Human Resource.
- Pilih submenu Reportings, lalu klik Persekot.
- Pastikan halaman dashboard Persekot terbuka dan menampilkan tujuh elemen: lima kotak
angka pada dua baris teratas, dan dua diagram batang pada baris paling bawah.
Baris pertama memuat tiga kotak untuk Pengajuan Uang Muka, ditandai ikon uang. Baris kedua
memuat dua kotak untuk Penggunaan Uang Muka, ditandai ikon timbangan.
- Baca kotak baris pertama, dari kiri ke kanan:
- Draft — jumlah Pengajuan Uang Muka yang masih berstatus Draft, yaitu belum diajukan
oleh pembuatnya.
- Waiting for Approval — jumlah Pengajuan Uang Muka yang sudah dikonfirmasi dan sedang
menunggu persetujuan.
- On Progress — jumlah Pengajuan Uang Muka yang sudah disetujui dan sedang berjalan,
yaitu dananya sudah dapat dipakai tetapi belum dipertanggungjawabkan sampai selesai.
- Baca kotak baris kedua, dari kiri ke kanan:
- Draft — jumlah Penggunaan Uang Muka yang masih berstatus Draft.
- Waiting for Approval — jumlah Penggunaan Uang Muka yang sudah dikonfirmasi dan sedang
menunggu persetujuan.
- Arahkan penunjuk tetikus ke sebuah kotak, atau klik ikon informasi pada kotak tersebut, untuk
menampilkan keterangan singkat isi kotak itu.
Dua kotak bernama Draft dan dua kotak bernama Waiting for Approval memang muncul pada
dashboard ini. Yang membedakan keduanya adalah barisnya: baris pertama berikut ikon uang
untuk Pengajuan Uang Muka, baris kedua berikut ikon timbangan untuk Penggunaan Uang Muka.
Periksa keterangan pada ikon informasi bila ragu.
- Klik badan kotak angka yang ingin ditelusuri.
- Odoo membuka daftar dokumen yang tepat sama dengan angka pada kotak tersebut, yaitu dokumen
model terkait pada status yang diwakili kotak itu.
- Telusuri daftar tersebut seperti daftar dokumen biasa, lalu klik salah satu baris untuk
membuka formulirnya.
- Gunakan tombol kembali pada peramban atau menu Human Resource > Reportings > Persekot
untuk kembali ke dashboard.
Kedua diagram hanya menghitung Pengajuan Uang Muka berstatus On Progress, dan keduanya
menampilkan tiga ukuran nilai yang sama:
- Amount Total — nilai uang muka yang diberikan.
- Amount Unrealized — bagian nilai yang belum direalisasikan.
- Amount Unsettled — bagian nilai yang belum diselesaikan.
- Baca diagram kiri, Total, Unrealized & Unsettled per OU (Open), untuk melihat ketiga
nilai tersebut dikelompokkan per Operating Unit.
- Baca diagram kanan, Total, Unrealized & Unsettled per Karyawan (Open), untuk melihat
ketiga nilai tersebut dikelompokkan per Employee.
- Arahkan penunjuk tetikus ke sebuah batang untuk membaca nilai persisnya.
- Klik ikon informasi pada sudut diagram untuk membuka daftar dokumen yang membentuk diagram
tersebut, sudah dikelompokkan sesuai pengelompokan diagram.
Dashboard Persekot menyediakan filter wilayah siap pakai. Setiap wilayah mencakup unit pusat
atau cabang beserta seluruh sekolah di bawahnya.
- Klik tombol Filter berikon corong di bagian atas dashboard.
- Pilih wilayah yang diinginkan. Pilihan yang tersedia adalah Pusat, Cabang Bandung,
Cabang Semarang, Cabang Jakarta, dan Cabang Kalimantan.
- Perhatikan bahwa setiap wilayah muncul dua kali, masing-masing diikuti nama model dalam
kurung. Pilihan berakhiran (Employee Cash Advance) menyaring tiga kotak baris pertama
dan kedua diagram batang; pilihan berakhiran (Employee Cash Advance Settlement)
menyaring dua kotak baris kedua.
- Untuk menyaring seluruh dashboard pada satu wilayah, pilih kedua entri wilayah tersebut,
yaitu yang berakhiran (Employee Cash Advance) dan yang berakhiran
(Employee Cash Advance Settlement).
- Klik kembali pilihan yang aktif untuk melepas filter dan mengembalikan dashboard ke seluruh
wilayah.
Memilih hanya satu dari dua entri wilayah membuat sebagian dashboard tersaring dan sebagian
lagi tidak. Angka baris pertama dan baris kedua menjadi tidak sebanding bila hal ini terjadi.
- Klik tombol dropdown berikon kalender di bagian atas dashboard.
- Pilih periode yang diinginkan. Pilihan All Time berarti tanpa batas periode, dan itulah
nilai bawaan dashboard Persekot.
- Pastikan angka pada kotak dan diagram berubah mengikuti periode yang dipilih.
- Dashboard Persekot terbuka lewat menu Human Resource > Reportings > Persekot.
- Lima kotak angka menunjukkan jumlah dokumen tertahan: tiga untuk Pengajuan Uang Muka pada
status Draft, Waiting for Approval, dan On Progress; dua untuk Penggunaan Uang Muka pada
status Draft dan Waiting for Approval.
- Dua diagram batang menunjukkan Amount Total, Amount Unrealized, dan Amount Unsettled atas
Pengajuan Uang Muka berstatus On Progress, dikelompokkan per Operating Unit dan per Employee.
- Klik pada sebuah kotak angka membuka daftar dokumen yang jumlahnya sama dengan angka tersebut.
- Filter wilayah dan filter periode dapat diterapkan dan dilepas kembali tanpa mengubah satu
dokumen pun.
| Kendala |
Penyebab dan Penyelesaian |
| Menu Persekot tidak muncul di bawah Human Resource > Reportings |
Akun belum menjadi anggota grup Human Resource - Reporting / Persekot. Ajukan penambahan grup kepada administrator Odoo YPII. |
| Dashboard terbuka tetapi seluruh angka bernilai 0 |
Filter wilayah atau filter periode masih aktif dari penggunaan sebelumnya. Buka dropdown Filter dan dropdown berikon kalender, lalu lepas filter yang aktif dan kembalikan periode ke All Time. |
| Angka kotak baris pertama dan baris kedua terasa tidak sebanding |
Baru satu dari dua entri wilayah yang dipilih pada dropdown Filter. Pilih juga entri wilayah yang satunya, sebagaimana Langkah 5. |
| Klik pada kotak angka tidak membuka daftar dokumen, atau daftar terbuka dalam keadaan kosong |
Akun tidak memiliki hak baca atas model yang bersangkutan. Laporkan kepada administrator Odoo YPII dengan menyebutkan nama kotak yang diklik. |
| Tidak yakin sebuah kotak Draft milik Pengajuan atau Penggunaan Uang Muka |
Klik ikon informasi pada kotak tersebut. Keterangannya menyebut secara eksplisit dokumen yang dihitung. |
| Angka pada dashboard berbeda dari daftar dokumen yang dibuka dari menu lain |
Dashboard menghitung status tertentu saja dan mengikuti filter yang sedang aktif. Samakan dulu filter wilayah, filter periode, dan status yang disaring sebelum membandingkan. |
| Tombol Add dan Edit Layout tidak terlihat |
Kedua tombol itu hanya tersedia bagi pengelola Dashboard Ninja. Anggota grup Persekot memang tidak dapat mengubah susunan dashboard, dan hal tersebut bukan kesalahan. |