| Atribut |
Keterangan |
| Nomor Dokumen |
IK-KAS-003 |
| Tanggal Efektif |
21 Maret 2026 |
| Versi |
1.0 |
| Sistem / Modul |
Odoo ERP - Modul Accounting / Bank Statements |
| Kategori Tag |
#InstruksiKerja #Odoo #Accounting #BankStatement #Import |
Memandu Staf TU dalam mengimpor file transaksi bank (CSV/OFX) yang telah diunduh dari portal bank ke dalam bank statement yang telah dibuat di Odoo.
- Akses Sistem: Memiliki akun Odoo dengan hak akses Accounting / Accountant atau lebih tinggi.
- Data Input:
- File transaksi bank (CSV/OFX) yang telah diunduh dari portal bank (lihat IK-KAS-001).
- Bank statement dalam status Draft yang sudah dibuat di Odoo (lihat IK-KAS-002).
- Buka bank statement yang telah dibuat di Odoo (Accounting → Bank → Bank Statements → pilih bank statement yang sesuai, status: Draft).
- Pada formulir bank statement, klik tombol Import (atau Import Transactions).
[Tempatkan Screenshot: Tombol Import pada formulir bank statement]
- Pada dialog import yang muncul, klik Upload File dan pilih file transaksi bank yang telah diunduh dari portal bank.
- Pastikan format file dan pemetaan kolom sudah sesuai. Untuk file CSV, verifikasi bahwa:
- Pemisah kolom (delimiter) sudah terdeteksi dengan benar (biasanya koma atau titik koma).
- Kolom Tanggal, Keterangan, dan Jumlah terpetakan ke field yang tepat.
[Tempatkan Screenshot: Dialog import dengan preview pemetaan kolom]
- Klik tombol Import untuk memulai proses impor.
- Periksa hasil impor — pastikan jumlah baris transaksi yang berhasil diimpor sesuai dengan jumlah transaksi di rekening koran bank.
[Tempatkan Screenshot: Daftar transaksi hasil impor di bank statement]
- Ulangi langkah 1–6 untuk setiap bank statement rekening bank yang lain.
- Kendala: Error "Format file tidak didukung" atau kolom tidak terpetakan dengan benar.
- Solusi: Pastikan format file (CSV/OFX) dan pemisah kolom sesuai dengan konfigurasi yang ditetapkan di pengaturan Odoo. Hubungi administrator Odoo jika perlu penyesuaian mapping kolom.
- Kendala: Jumlah baris yang diimpor tidak sesuai dengan jumlah transaksi di rekening koran.
- Solusi: Periksa apakah ada baris header atau footer yang ikut terimport. Verifikasi kembali filter tanggal pada saat download dan pastikan file yang diimpor sudah benar.
- Kendala: Muncul duplikat transaksi setelah import.
- Solusi: Odoo biasanya mendeteksi duplikat secara otomatis. Jika ada transaksi duplikat yang lolos, hapus baris duplikat tersebut sebelum melanjutkan ke verifikasi saldo.
Instruksi ini merupakan penjabaran teknis dari: