Tabel keputusan Stop/Pause/Go Siklus Pembelajaran Karakter digunakan pada Langkah 13 (Meninjau dan Merevisi Desain Siklus) dalam SOP Pembelajaran dan Asesmen Karakter (ICLAD), sebagai Pilot Gate. Koordinator Pembelajaran Karakter bersama Tim Kurikulum dan Kepala Sekolah memakai tabel ini di akhir satu siklus untuk menetapkan apakah pembelajaran karakter dilanjutkan (GO), dilanjutkan dengan revisi (GO WITH REVISION), ditunda (PAUSE), atau dihentikan (STOP).
Tabel ini mengevaluasi kondisi fidelity, kecukupan bukti, kalibrasi guru, beban kerja, pemahaman murid/orang tua, dan kemunculan red flag. Keputusan naik level pathway yang menyertai keputusan GO ditentukan terpisah oleh Gate Kepatuhan dan Kenaikan Level Implementasi Pembelajaran Karakter (ICLAD).
Tabel Kondisi dan Keputusan berikut memetakan kondisi yang teramati pada akhir siklus menuju satu keputusan dan tindak lanjutnya. Bila lebih dari satu kondisi terpenuhi, keputusan paling ketat yang berlaku dengan urutan prioritas STOP > PAUSE > GO WITH REVISION > GO — satu kondisi STOP saja sudah cukup untuk menghentikan siklus.
| Kondisi Teramati | Keputusan | Tindak Lanjut |
|---|---|---|
| Fidelity baik, beban kerja realistis, bukti cukup, guru memahami rubrik, tidak ada red flag | GO | Lanjut ke siklus berikutnya; bila stabil dua siklus, pertimbangkan naik level |
| Tujuan dan pelaksanaan baik, tetapi rubrik, beban kerja, atau komunikasi perlu diperbaiki | GO WITH REVISION | Lanjut sambil merevisi rubrik/beban/komunikasi sebelum siklus berikutnya |
| Bukti terlalu sedikit | PAUSE | Jangan laporkan; kumpulkan bukti tambahan lebih dulu |
| Guru belum memahami/terkalibrasi terhadap rubrik | PAUSE | Lakukan kalibrasi ulang sebelum penilaian dilanjutkan |
| Guru terbebani berlebihan | PAUSE | Kurangi jumlah konstruk, indikator, atau frekuensi pengumpulan bukti |
| Orang tua memahami laporan sebagai ranking | PAUSE | Perbaiki parent communication sebelum pelaporan berikutnya |
| Murid merasa dihakimi | PAUSE | Perbaiki student voice dan protokol umpan balik |
| Narasi laporan masih melabeli murid | STOP | Revisi reporting language bank; laporan tidak diterbitkan sebelum aman |
| Catatan konseling masuk laporan | STOP | Pelanggaran data boundary; tarik data dan tegakkan pemisahan data |
| Data disiplin dipakai sebagai skor karakter | STOP | Revisi domain boundary; disiplin hanya untuk restorative support |
| Risiko fairness tinggi atau asesmen dipakai untuk menghukum | STOP | Hentikan; audit fairness dan tinjau kembali tujuan asesmen |
Dalam tabel keputusan Stop/Pause/Go Siklus Pembelajaran Karakter, empat keputusan yang mungkin dijelaskan sebagai berikut.
Tabel keputusan Stop/Pause/Go Siklus Pembelajaran Karakter diturunkan dari kerangka ICLAD v2.3: Stop/Go Decision Rules pilot (bagian 22.3), Stop/Pause/Go Decision Rules pathway (bagian 21.7), dan Red Flags (bagian 24.2). Prinsipnya: asesmen karakter bersifat non-punitif, non-labeling, non-high-stakes, dan human-in-the-loop; kemunculan red flag mengalahkan kebutuhan pelaporan.