Prosedur Evaluasi, Konsolidasi & Subsidi RAB Tingkat Pusat ini merinci bagaimana Pusat menangani
unit-unit yang masih defisit setelah dieskalasi oleh Cabang. Prosedur ini merupakan sub-proses
terakhir dari SOP Siklus Konsolidasi RAB Berjenjang (SOP-f68b0b7a) dan dijalankan oleh Kepala
Bidang Keuangan YPII setelah seluruh Cabang mengunci budget. Sebagai tingkat eskalasi terakhir,
Pusat menggunakan subsidi sebagai upaya penutup apabila seluruh tuas lain telah habis.
Menuntaskan defisit yang tersisa di seluruh Yayasan: mengurangi defisit unit melalui pengurangan
kontribusi atau pengurangan biaya unit, dan — bila tidak ada lagi yang dapat diatur — menutup sisa
defisit dengan subsidi Pusat, sehingga RAB Yayasan dapat difinalisasi tanpa unit yang menggantung
defisit.
Prosedur Evaluasi, Konsolidasi & Subsidi RAB Tingkat Pusat berlaku bagi organisasi bertipe PUSAT.
Prosedur dimulai saat seluruh Cabang telah terkunci dan mengeskalasi status defisitnya, dan berakhir
saat Pusat mengunci RAB-nya sehingga siklus dapat difinalisasi oleh SOP induk. Penetapan beban &
alokasi awal Pusat berada di fase paralel SOP induk (SOP-f68b0b7a langkah 5), bukan di prosedur ini.
Dalam prosedur Evaluasi, Konsolidasi & Subsidi RAB Tingkat Pusat, peran yang terlibat adalah
Kepala Bidang Keuangan YPII (mengevaluasi, memutuskan pengurangan kontribusi, dan menetapkan
subsidi) dan Sistem (Aplikasi Budget YPII) (menghitung ulang dampak pada tarif unit).
Prosedur Evaluasi, Konsolidasi & Subsidi RAB Tingkat Pusat menggunakan aplikasi Budget YPII pada
modul Pusat: summary komparatif seluruh unit, alokasi UP/US, subsidi ke unit, biaya Pusat, serta
penguncian budget.
Pemicu (Start Event): Proses dimulai ketika seluruh Cabang telah mengunci RAB dan mengeskalasi
status defisitnya (message: eskalasi dari SOP-a8608e7a).
Pelaku (Lanes): Kepala Bidang Keuangan YPII dan Sistem (Aplikasi Budget YPII).
Tipe Task (BPMN): Receive Task
Pelaku (Lane): Kepala Bidang Keuangan YPII
Input (Data Object): RAB seluruh Cabang terkunci + status defisit unit
Aktivitas: Menerima eskalasi dari Cabang dan meninjau summary komparatif untuk mengidentifikasi
unit yang masih defisit beserta besarannya.
Output (Data Object): Daftar unit defisit tersisa
Serah-terima (Message Flow): Menerima dari lane Cabang (SOP-a8608e7a langkah 7)
Rincian/turunan: IK-6eefc4b5 (summary komparatif)
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 2
Tipe Task (BPMN): Business Rule Task
Pelaku (Lane): Kepala Bidang Keuangan YPII
Tipe Gateway: Inclusive (OR) — satu atau lebih tuas dapat dipakai, kecuali subsidi
Aturan: Berdasarkan Decision Table DT-e348eca6 untuk tingkat Pusat, pilih tuas: (a) meminta/
menerapkan pengurangan biaya di unit terkait → langkah 3; dan/atau (b) mengurangi kontribusi dari
unit defisit → langkah 4. Subsidi (langkah 6) hanya boleh dipakai setelah tuas (a) dan (b) habis.
Penggabungan (Merge): Jalur yang dipilih bertemu kembali di langkah 5.
Tipe Task (BPMN): User Task
Pelaku (Lane): Kepala Bidang Keuangan YPII
Input (Data Object): Beban unit defisit
Aktivitas: Berkoordinasi menerapkan pengurangan biaya pada unit yang masih defisit untuk
memperkecil defisit.
Output (Data Object): Beban unit yang disesuaikan
Rincian/turunan: IK-34237bc1 (biaya, dijalankan pada organisasi unit)
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 5
Tipe Task (BPMN): User Task
Pelaku (Lane): Kepala Bidang Keuangan YPII
Input (Data Object): Alokasi kontribusi ke unit defisit
Aktivitas: Menurunkan porsi kontribusi UP/US yang dibebankan kepada unit defisit sehingga beban
teralokasinya berkurang.
Output (Data Object): Alokasi kontribusi Pusat yang direvisi
Rincian/turunan: IK-7fb3eb50 (alokasi UP), IK-560c6a91 (alokasi US); tarif acuan →
DT-e80fe01d
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 5
Pelaku (Lane): Kepala Bidang Keuangan YPII
Tipe Gateway: Exclusive (XOR)
Aturan: Jika masih ada unit defisit dan masih ada tuas non-subsidi yang dapat digunakan →
kembali ke langkah 1 (evaluasi ulang). Jika seluruh unit seimbang → langkah 7. Jika masih defisit
tetapi tuas non-subsidi telah habis → langkah 6 (subsidi).
Penggabungan (Merge): Jalur evaluasi ulang bertemu di langkah 1; jalur subsidi dan jalur seimbang
bertemu di langkah 7.
Tipe Task (BPMN): User Task
Pelaku (Lane): Kepala Bidang Keuangan YPII
Input (Data Object): Daftar unit yang masih defisit setelah semua tuas lain habis
Aktivitas: Menetapkan dan mencatat subsidi Pusat kepada tiap unit defisit tersisa sebesar
kekurangannya.
Output (Data Object): Subsidi Pusat tercatat; unit defisit tertutup
Rincian/turunan: IK-f8202a10 (subsidi ke unit)
Alur berikutnya (Sequence Flow): → langkah 7
Tipe Task (BPMN): User Task
Pelaku (Lane): Kepala Bidang Keuangan YPII
Input (Data Object): RAB Pusat final + seluruh unit tertangani
Aktivitas: Mengunci budget Pusat dan menyerahkan konsolidasi akhir ke SOP induk untuk
finalisasi siklus.
Output (Data Object): RAB Pusat terkunci
Serah-terima (Message Flow): Menyerahkan status final ke SOP induk (SOP-f68b0b7a langkah 13)
Rincian/turunan: IK-acb4298f
Alur berikutnya (Sequence Flow): → Akhir Proses
Akhir Proses (End Event): "RAB Pusat terkunci & seluruh unit tertangani" (seimbang atau
disubsidi).
Pemilihan tuas di langkah 2 dan gerbang di langkah 5 mengikuti Decision Table
DT-e348eca6, yang
menempatkan subsidi sebagai tindakan prioritas terakhir. Pengurangan kontribusi (langkah 4)
memakai tarif acuanDT-e80fe01d.
Pada prosedur Evaluasi, Konsolidasi & Subsidi RAB Tingkat Pusat, titik kontrol adalah langkah 5:
subsidi (langkah 6) tidak boleh diberikan selama masih ada tuas non-subsidi yang layak. Verifikasi
akhir memastikan tidak ada unit defisit yang tersisa tanpa subsidi sebelum penguncian pada langkah 7.
Prosedur ini adalah tingkat eskalasi terakhir — tidak ada eskalasi lebih lanjut. Bila kapasitas
subsidi Pusat sendiri tidak mencukupi seluruh defisit, keputusan penyesuaian menyeluruh (mis.
merevisi kebijakan tarif atau target siswa) dikembalikan ke pimpinan Yayasan di luar lingkup siklus
aplikasi, dan siklus dapat dibuka kembali melalui IK-acb4298f atas persetujuan pimpinan.
SOP-f68b0b7a (induk)SOP-a8608e7a (tingkat eskalasi sebelumnya)DT-e348eca6DT-e80fe01dIK-6eefc4b5, IK-7fb3eb50, IK-560c6a91, IK-34237bc1,IK-f8202a10, IK-acb4298f