¶ Menandai Pokok Angsuran Loan In sebagai Kendali Manual
|
|
| Nomor Dokumen |
IK-baf5f5d8 |
| Modul Odoo |
Loan — Loans In |
| Model |
loan.in (Loan In) |
| Menu |
Loan → Loans In |
| Tombol Aksi |
tombol ikon rantai putus tanpa teks, tooltip Mark as Manually Control |
| Pelaksana |
Pengguna dalam grup Loan In / User |
| Perubahan Status |
tidak ada — status dokumen tidak berubah |
| Versi |
1.0 |
| Tanggal Berlaku |
23 Agustus 2026 |
Instruksi kerja ini menjelaskan cara menandai satu baris Payment Schedules pada dokumen
Loan In (loan.in) di Odoo YPII sebagai baris yang pokok angsurannya dikendalikan secara
manual, dengan menekan tombol ikon rantai putus bertooltip Mark as Manually Control.
Penandaan ini dipakai untuk baris angsuran yang pelunasan pokoknya tidak dicatat lewat
mekanisme pembayaran Odoo — misalnya karena pokok periode tersebut diselesaikan melalui
perjanjian tersendiri dan Bidang Keuangan YPII hanya perlu mencatatnya sebagai sudah
terkendali.
Penandaan ini bukan tindakan ringan. Pokok baris yang ditandai dikeluarkan dari
Total Principle Amount, sehingga penandaan yang dilakukan selagi dokumen masih Draft
membuat tombol Confirm ditolak. Baca peringatan pada bagian Prasyarat sebelum menjalankan
instruksi kerja ini.
Menandai baris sebagai kendali manual selagi dokumen masih Draft membuat Confirm
ditolak. Pokok baris ber-Principle Payment State manual dijumlahkan ke
Total Manual Principle Amount, bukan ke Total Principle Amount. Padahal gerbang
pra-konfirmasi menuntut Total Principle Amount sama persis dengan Loan Amount.
Begitu satu baris mana pun ditandai, Total Principle Amount turun di bawah
Loan Amount, dan tombol Confirm ditolak dengan pesan
Total principal amount (…) different with loan amount (…). Penandaan manual karena itu
praktis hanya dilakukan setelah dokumen melewati konfirmasi, selama kolom State baris
yang bersangkutan masih bernilai draft. Bila seluruh pokok sebuah dokumen memang akan
dikendalikan di luar Odoo, bicarakan lebih dulu dengan administrator Odoo YPII: gerbang
pra-konfirmasi tetap membandingkan Total Principle Amount dengan Loan Amount.
- Per 23 Agustus 2026 Odoo YPII belum memiliki satu pun dokumen Loan In — model
loan.in
berisi 0 record — karena belum ada Loan Type ber-Direction = In. Instruksi kerja ini
ditulis agar siap dipakai begitu konfigurasinya dilengkapi administrator Odoo YPII. Grup
Loan In / User dan Loan In / Validator masing-masing baru beranggotakan
2 administrator sistem.
- Pengguna termasuk dalam grup Loan In / User, yang memiliki hak baca, ubah, buat, dan
hapus atas model loan.in.
- Keputusan bahwa pokok angsuran baris tersebut memang dikendalikan di luar Odoo sudah diambil
Bidang Keuangan YPII. Penandaan ini bukan koreksi angka, melainkan pernyataan bahwa Odoo YPII
tidak lagi menunggu pembayaran pokok baris itu.
- Baris Payment Schedules yang akan ditandai sudah terbentuk. Bila tabel masih kosong,
bangun jadwalnya lebih dulu — lihat
Menghitung Jadwal Angsuran Loan In.
- Baris yang akan ditandai berstatus
draft pada kolom State, dan kolom
Principle Payment State baris tersebut belum bernilai manual.
- Buka menu Loan → Loans In.
- Buka dokumen Loan In yang baris angsurannya akan ditandai.
- Buka tab Repayment Term.
- Pada tabel Payment Schedules, cari baris yang akan ditandai. Pastikan kolom State
baris tersebut bernilai draft dan kolom Principle Payment State belum bernilai
manual.
- Klik tombol ikon rantai putus pada baris tersebut. Tombol ini tidak berteks; namanya hanya
muncul sebagai tooltip Mark as Manually Control ketika penunjuk diarahkan ke ikonnya.
- Periksa kolom Principle Payment State baris tersebut, dan pastikan nilainya kini
manual.
- Ulangi untuk baris lain yang pokok angsurannya juga dikendalikan manual.
- Periksa Total Principle Amount dan Total Manual Principle Amount pada tab
Repayment Term. Pokok baris yang baru ditandai berpindah dari nilai yang pertama ke
nilai yang kedua.
- Simpan dokumen Loan In.
- Kolom Principle Payment State pada baris Payment Schedules yang dipilih bernilai
manual.
- Tombol ikon rantai putus bertooltip Mark as Manually Control tidak lagi muncul pada baris
itu, digantikan tombol ikon rantai bertooltip Unmark as Manually Control — lihat
Membatalkan Kendali Manual Pokok Angsuran Loan In.
- Pokok baris tersebut dikeluarkan dari Total Principle Amount dan dijumlahkan ke
Total Manual Principle Amount. Bunga baris tetap dijumlahkan ke Total Interest Amount
apa pun status penandaannya.
- Karena gerbang pra-konfirmasi menuntut Total Principle Amount sama persis dengan
Loan Amount, tombol Confirm ditolak dengan pesan
Total principal amount (…) different with loan amount (…). selama ada baris yang ditandai
manual pada dokumen berstatus Draft. Dokumen tertahan di Draft sampai penandaan itu
dicabut — lihat
Membatalkan Kendali Manual Pokok Angsuran Loan In.
- Status dokumen tidak berubah. Penandaan ini tidak menjalankan transisi status apa pun.
- Baris dengan Principle Payment State bernilai
manual dihitung sebagai sudah lunas ketika
Odoo YPII menilai field Paid pada tab Accounting. Odoo mencentang Paid hanya bila
setiap baris Payment Schedules berstatus pokok paid atau manual, dan — untuk baris
yang punya bunga — status bunganya juga paid atau manual.
- Karena itu, menandai seluruh baris angsuran sebagai kendali manual dapat membuat dokumen
Loan In berpindah sendiri ke Done begitu dokumen mencapai In Progress, tanpa ada
tombol yang ditekan siapa pun. Perpindahan itu dijalankan otomasi — lihat
Penyelesaian Otomatis Loan In saat Seluruh Angsuran Lunas.
Tandai hanya baris yang memang dikendalikan di luar Odoo.
- Tombol ikon rantai putus tidak muncul pada baris. Kolom State baris tersebut tidak
bernilai draft, atau kolom Principle Payment State-nya sudah bernilai manual. Tombol
Mark as Manually Control hanya muncul bila baris berstatus draft dan pokoknya belum
ditandai manual.
- Tidak ada satu pun tombol ikon di tabel Payment Schedules. Tabel jadwal masih kosong.
Bangun jadwal angsurannya lebih dulu dengan tombol Payment Schedule pada tab
Repayment Term.
- Ikon tidak dikenali karena tidak berteks. Keempat tombol pada tabel Payment Schedules
memang tombol ikon tanpa teks. Arahkan penunjuk ke ikonnya untuk membaca tooltipnya:
rantai putus untuk Mark as Manually Control, rantai untuk Unmark as Manually Control,
gerigi untuk Realize Interest, dan penghapus untuk Unrealize Interest.
- Penandaan hilang setelah tombol Payment Schedule ditekan ulang. Tombol
Payment Schedule menghapus seluruh baris jadwal lama lalu membangunnya kembali, sehingga
penandaan kendali manual ikut hilang. Tandai ulang baris yang diperlukan setelah jadwal
dibangun.
- Tombol Confirm ditolak dengan pesan
Total principal amount (…) different with loan amount (…). setelah penandaan dilakukan. Inilah akibat langsung penandaan manual pada dokumen
berstatus Draft: pokok baris yang ditandai pindah ke Total Manual Principle Amount,
sehingga Total Principle Amount tidak lagi sama dengan Loan Amount. Cabut penandaan
pada baris yang bersangkutan agar dokumen dapat dikonfirmasi, lalu tandai ulang setelah
dokumen melewati konfirmasi — lihat
Membatalkan Kendali Manual Pokok Angsuran Loan In.
- Dokumen berpindah sendiri ke Done padahal belum ada pembayaran yang dicatat. Seluruh baris
angsuran bernilai manual, sehingga Odoo YPII menilai dokumen sudah Paid. Batalkan
penandaan pada baris yang belum benar-benar terkendali.