Menu: —
Menjelaskan cara membedakan dua identitas yang dimiliki setiap dokumen transaksi di Odoo
YPII — nomor dokumen dan ID internal — beserta di mana masing-masing terlihat dan
kapan masing-masing dipakai. Instruksi ini berlaku untuk seluruh dokumen transaksi di
Odoo YPII, tidak terikat pada satu model tertentu.
- Dokumen yang ingin diketahui nomor atau ID-nya sudah terbuka pada form-nya di Odoo YPII.
- Akses ke dokumen yang bersangkutan di Odoo YPII (hak akses baca sudah cukup).
- Buka dokumen yang bersangkutan.
- Lihat field # Document pada kepala form dokumen. Nilainya berformat sesuai template
penomoran dokumen tersebut (mis. SADM/2026/000005 untuk School Admission,
SE/2026/000003 untuk School Enrollment).
- Nomor inilah yang dipakai untuk merujuk dokumen antar staf.
- Buka dokumen yang bersangkutan.
- Lihat alamat (URL) pada bilah alamat browser saat dokumen sedang dibuka.
- Temukan bagian berpola
#id=<angka>&model=<nama model>&view_type=form pada URL tersebut.
Bagian <angka> itulah ID internal dokumen.
- ID ini dipakai untuk merujuk dokumen secara teknis, misalnya saat melaporkan kendala atau
meminta dukungan teknis.
- Nomor dokumen (field # Document) dan ID internal (angka pada URL) dapat dibedakan dan
ditemukan tanpa keliru satu sama lain.
- Nomor dokumen masih berupa tanda
/. Dokumen belum diberi nomor — ini terjadi pada
dokumen berstatus Draft yang penomorannya belum dijalankan sistem, atau memang sengaja
dibiarkan untuk diisi manual oleh pengguna yang berwenang.
- ID internal tidak ditemukan pada URL. ID internal hanya muncul pada URL saat dokumen
dibuka dalam tampilan form (view_type=form) di Odoo web client — ID ini tidak ditampilkan
pada field mana pun di form dokumen itu sendiri.