Tabel ini menjelaskan kapan kolom # Document dokumen Promotion Code Usage benar-benar
terisi dengan nomor, tanggal apa yang dipakai untuk membentuk nomor itu, dan bagaimana jalur
pengisian nomor secara manual bekerja.
| Status Dokumen |
Isi Kolom # Document |
Keterangan |
| Draft |
/ (kosong) |
nomor belum terbit |
| Waiting for Approval |
/ (kosong) |
nomor belum terbit |
| On Progress (dan status sesudahnya) |
nomor resmi, dibentuk memakai skema penomoran Promotion Code Usage |
tanggal acuan pembentukan nomor adalah Usage Date dokumen ini |
| Draft — diisi manual |
nomor yang diketik sendiri oleh pengguna |
hanya oleh pemegang grup Promotion Code Usage / Validator, lihat IK-52c92d9a |
- Selama dokumen berstatus Draft dan Waiting for Approval, kolom # Document
tetap berisi tanda / — belum ada nomor resmi. Pengguna tidak perlu mencari nomor
dokumennya pada kedua status ini karena memang belum terbit.
- Nomor baru benar-benar terbit pada saat dokumen mencapai status On Progress, bukan
saat dokumen dibuat maupun saat diajukan.
- Tanggal yang dipakai untuk membentuk nomor tersebut diambil dari field Usage Date pada
dokumen yang bersangkutan — bukan dari tanggal dokumen dibuat atau tanggal dokumen mencapai
On Progress.
- Skema penomoran yang dipakai bernama Promotion Code Usage, dan ini satu-satunya skema
penomoran yang dikonfigurasi untuk dokumen ini — sehingga selalu dipakai untuk seluruh
dokumen Promotion Code Usage.
- Sebagai jalur alternatif, pemegang grup Promotion Code Usage / Validator dapat mengisi
nomor dokumennya sendiri selagi dokumen masih berstatus Draft, menggantikan nomor
otomatis yang seharusnya terbit di On Progress. Prosedur lengkapnya ada di IK-52c92d9a.
Dasar penentuan di atas adalah skema penomoran Promotion Code Usage, satu-satunya skema
penomoran yang dikonfigurasi untuk dokumen ini dan berlaku tanpa syarat tambahan — sehingga
selalu dipakai. Titik penerbitan nomor (On Progress) dan tanggal acuannya (Usage Date)
diambil langsung dari pengaturan skema tersebut.